Tak Bisa Pergi ke Masjid karena Corona, Keluarga Ini Bangun Masjid di Dalam Rumah

- 28 April 2020, 12:46 WIB
RUANGAN di dalam rumah diubah menjadi masjid oleh keluarga Shaz Miah.*
RUANGAN di dalam rumah diubah menjadi masjid oleh keluarga Shaz Miah.* /METRO/

PIKIRAN RAKYAT - Selama Ramadhan, biasanya umat Islam pergi ke masjid untuk menunaikan ibadah salat tarawih berjemaah.

Akan tetapi, pandemi virus corona memaksa aktivitas keagamaan dihentikan di masjid-masjid. Tidak hanya itu, gereja, vihara, dan tempat ibadah lainnya juga mengalami hal serupa.

Aturan larangan ke masjid untuk mencegah penyebaran virus corona membuat keluarga di Wales membangun masjid sendiri di rumahnya.

Dikutip Pikiranrakyat-depok.com dari Metro.co.uk, Selasa, 28 April 2020, Shaz Miah dan keluarganya di Newport membangun masjid mereka sendiri di dalam rumah.

RUANGAN di dalam rumah diubah menjadi masjid oleh keluarga Shaz Miah.*
RUANGAN di dalam rumah diubah menjadi masjid oleh keluarga Shaz Miah.*

Baca Juga: Hampir 1.000 Perempuan Dibunuh, Karantina karena Corona di Meksiko Diduga Ikut Jadi Pemicu

Mereka juga membuat dekorasi lengkap termasuk kubah dan menara di setiap sisi, layaknya masjid pada umumnya.

Keluarga Shaz Miah bahkan mengatakan, mereka membangun masjid ini dalam satu hari.

Shaz Miah yang tinggal bersama orangtuannya, memungkinkan masjid mini itu menjadi medium untuk mereka agar tidak alpa melaksanakan salat berjemaah.

"Situasi lockdown saat ini mengharuskan umat Islam di Inggris dan dunia menjalani Ramadhan dengan cara berbeda," katanya.

"Kami telah mengubah ruangan kami menjadi masjid mini sehingga kami bisa salat berjemaah," kata dia.

Baca Juga: Washington-Beijing Perang Tudingan Soal Corona, Donald Trump: Kami Tidak Suka Tiongkok

Shaz Miah yang bekerja sebagai pengelola restoran India berpikir bahwa masjid mini itu tidak memiliki suasana masjid pada umumnya, tetapi akan memberikan "getaran" serupa.

Dia bahkan menganggap berpuasa di tengah situasi lockdown adalah kesempatan sempurna untuk mempererat hubungan spiritual dengan Tuhan dan keluarga di rumahnya.

“Saya tinggal bersama ibu dan ayah, istri, dan ketiga anak saya. Kami telah tinggal di Newport sepanjang hidup kami. Ayah saya sangat aktif pergi ke masjid lima kali sehari apa pun yang terjadi dan biasanya dia akan berjalan-jalan lalu bertemu teman-temannya," tutur Shaz Miah.

Selain itu, dia juga ingin membantu orang lain semampu dia. Itulah sebabnya, selama lockdown, dia menawarkan makanan dengan cuma-cuma dari bisnisnya, Restoran India Monmouth, kepada orang yang yang rentan dan lanjut usia.

Dia juga ingin mengumpulkan uang untuk anak yatim di Bangladesh, tempat dia berasal.***

Editor: Yusuf Wijanarko

Sumber: Metro


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x