Mahfud Sebut Teror sebagai Masalah Moral, Ferdinand: Tindak Pelakunya Bukan dengan Cuitan yang seolah Ceramah

- 30 Maret 2021, 12:55 WIB
Ferdinand Hutahaean.
Ferdinand Hutahaean. /YouTube Ferdinand Hutahaean

PR DEPOK - Ferdinand Hutahaean angkat bicara soal pernyataan Mahfud MD tentang aksi terorisme dan radikalisme di Indonesia.

Melalui akun Twitter pribadinya, Ferdinand Hutahaean menyatakan bahwa Mahfud MD tidak semestinya membuat cuitan terkait aksi terorisme dan radikalisme yang marak terjadi beberapa minggu terakhir.

Mestinya bukan cuitan sprt ini yang keluar dr seorang Menkopolhukam,” tulis Ferdinand Hutahaean sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari akun Twitter Ferdinand Hutahaean @FerdinandHaean3.

Baca Juga: Prediksi Ada Potensi Serangan Teror Nasional Usai Bom di Makassar, Jusuf Kalla: Masyarakat Harus Lebih Waspada

Ferdinand Hutahaean menyarankan agar Mahfud MD mengambil tindakan yang nyata untuk memberantas aksi terorisme dan radikalisme di Indonesia.

Tapi sebuah tindakan nyata atas nama hukum memberantas aksi dan upaya2 pihak manapun hidupkan radikalisme terorisme,” tulis Ferdinand Hutahaean.

Tak hanya itu, dalam cuitannya, Ferdinand Hutahaean menyebut Mahfud MD dinilainya seolah berceramah saja tanpa ada aksi nyata.

Baca Juga: BPBD Jabar : 932 Warga Terdampak Kebakaran Kilang Minyak Balongan Diungsikan ke Tiga Lokasi

Tindak orangnya dgn pasal2 hukum yg ada, bkn dgn cuitan2 yg seolah ceramah ini boleh terjadi,” tulis Ferdinand Hutahaean.

Sebelumnya, Mahfud MD membuat cuitan  terkait ceramah ustaz Hasyim yang mengklaim bahwa muslim yang baik adalah mereka yang memutuskan menjadi teroris.

Melalui akun Twitter pribadinya, Mahfud MD menanggapi pernyataan ustaz Hasyim tersebut dengan membuat perbandingan moral antara pasal-pasal hukum dan ajaran agama yang menuai kritik dari Ferdinand Hutahaean.

Baca Juga: Heran Moeldoko sebagai Pejabat di Ring 1 Istana Berbohong, Christ Wamea: kok Bisa Bohong di Muka Publik?

Ia berpendapat bahwa pasal-pasal hukum kerap diperjualbelikan oleh oknum-oknum yang tidak memilii moral.

Cuitan Mahfud MD.
Cuitan Mahfud MD.

Sering pasal2 hukum bs dijualbelikan dgn aparat (polisi, jaksa hakim, pengacara) yg tak bermoral,” tulis Mahfud MD sebagaimana dikutip dari akun Twitter Mahfud MD @mohmahfudmd.

Menurutnya, dalam ayat-ayat ajaran agama, seseorang bisa saja menggunakannya untuk melakukan aksi teror atau menjaga nyawa manusia.

Baca Juga: Akui 2 Tahun Lalu Dibisiki Soal Tujuan Teroris ke FPI, Luqman: Kini Terbukti, Harusnya Petinggi FPI Waspada

“Dlm Qur’an jg orang bs menemukan ayat2 utk melakukan teror tp jg bs menemukan byk ayat utk menjaga nyawa manusia,” tulis Mahfud MD.

Pada akhirnya, menurut Mahfud MD, faktor yang melatarbelakangi aksi terorisme dan radikalisme adalah moral.

“Ini buktinya. Jd masalahnya ada di ‘moral’, tulis Mahfud MD.***

Editor: Ahlaqul Karima Yawan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x