Geram Ada Vaksin Covid-19 Berbayar, Luqman Hakim: Pancasila, Al-qur'an, Kitab Suci Tak Benarkan Praktek Itu

- 12 Juli 2021, 20:20 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim. /NU Online

Baca Juga: Imbas Masih Tingginya Kasus Covid-19, Anies Baswedan Sebut Kesadaran Warga Disuntik Vaksin Meningkat

Menurutnya, Erick Thohir seharusnya memerintahkan BUMN farmasi untuk mempercepat pengolahan vaksin bulk menjadi siap suntik.

"Kecepatan vaksinasi akan mengurangi resiko kematian apabila seseorang terpapar Covid-19. Pak @erickthohir harusnya perintahkan BUMN2 Farmasi utk percepat pengolahan vaksin bulk menjadi siap suntik. Menko @PerekonomianRI targetkan Vaksin 3 juta orang/hari bln Agustus. Fokus, Pak!," ujar Luqman Hakim.

Ia menegaskan bahwa jika ada stok vaksin siap suntik harusnya dibeli oleh pemerintah. Luqman tampak heran dan menyebut bahwa BUMN punya stok vaksin tetapi malah dijual.

Cuitan Luqman Hakim.
Cuitan Luqman Hakim.

"Target vaksin 3jt orang/hari, tdk akan tercapai walau animo masy tinggi, jika proses pengolahan vaksin bulk tdk dikerjakan keroyokan BUMN2. Kalau ada stok vaksin siap suntik (dari manapun) harusnya dibeli pemerintah. Ini BUMN punya stok kok malah akan dijual? Halo @erickthohir," kata Luqman Hakim.

Luqman menegaskan dan meminta agar vaksin Covid-19 berbayar itu dibatalkan, karena disebutnya Pancasila, Al-Qur'an dan kitab suci tidak membenarkan praktek tersebut.

"Apakah @erickthohir berani bilang saat ini stok vaksin siap suntik berlimpah dan kurang nakes utk menyuntikkan ke masyarakat sehingga ditempuh dg cara jualan? Tolong rencana jualan vaksin itu dibatalkan! Pancasila, Qur’an dan kitab2 suci lain tdk membenarkan praktek itu, Pak!," ujar Luqman Hakim.***

Halaman:

Editor: Muhamad Gilang Priyatna

Sumber: Twitter @LuqmanBeeNKRI


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah