Eks Jubir KPK Sebut ada Gerombolan yang Kalang Kabut Paska Terbitnya Perpol Pengangkatan Novel Baswedan Cs

- 6 Desember 2021, 17:05 WIB
Febri Diansyah.
Febri Diansyah. /Tangkapan layar Instagram.com/ febridiansyah.id

PR DEPOK – Mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK Febri Diansyah menyebut ada gerombolan yang kalang kabut paska terbitnya Peraturan Polri tentang Pengangkatan Khusus 57 eks Pegawai KPK sebagai ASN Polri.

Berdasakan Peraturan Polri atau Perpol Nomor 15 Tahun 2021, 57 eks pegawai KPK, termasuk Novel Baswedan dkk akan diangkat sebagai ASN Polri.

“Menjelang Hari Anti Korupsi, gerombolan yg sejak awal menstigma 57 orang terbaik yg disingkirkan dari KPK dg TWK (tes wawasan kebangsaan) tampaknya kalang kabut karena terbitnya Peraturan Polri ttg pengangkatan sebagai ASN,” cuit Febri di Twitternya, Senin 6 Desember 2021.

Baca Juga: 3 Rempah yang Mampu Tingkatkan Imun Tubuh Selama Musim Hujan Sekaligus Cegah Berbagai Gangguan Kesehatan

Menurut Febri, gerombolan yang disebutnya sebagai ‘hama demokrasi’ terus berupaya memberikan stigma buruk kepada 57 orang eks pegawai KPK tersebut.

Sekarang mereka, para #HamaDemokrasi, bicara ttg Integritas,” kata Febri.

Bahkan, lanjut Febri, ada upaya adu domba dengan mencuatkan isu jika 57 orang eks pegawai KPK yang akan ikut CPNS tidak bisa menjadi PNS karena harus mengikuti tes.

Benar. T panda lupa, eks pegawai KPK ini lulus tes masuk KPK, dilatih hingga membuktikan kerjanya,” terang Febri.

Dan yg paling utama. TWK yg digunakan menyikirkan mereka terbukti cacat hukum,” lanjut Febri.

Sebelumnya, Polri telah mengundang 57 eks pegawai KPK untuk mengikuti sosialisasi Perpol Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pengangkatan Khusus 57 eks Pegawai KPK sebagai ASN Polri.

Dari 57 eks pegawai KPK yang diundang, hadir sebanyak 52 orang, di antaranya Novel Baswedan, Yudi Purnomo, Rasamala Aritonang, dan Hotman Tambunan.

Baca Juga: Teuku Ryan Tatoan, Ria Ricis Marah Besar: Aku Enggak Suka Kamu Aneh-aneh

Dalam sosialisasi tersebut, juga dilakukan penandatanganan surat pernyataan bersedia sebagai ASN Polri kepada 56 eks pegawai KPK.

Polri juga saat ini tengah melakukan uji kompetensi terhadap 57 orang eks pegawai KPK, termasuk salah satunya Novel Baswedan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebutkan, uji kompetensi hanya untuk memetakan kompetensi yang dimiliki oleh 56 (seorang meninggal, red) eks pegawai KPK untuk menjadi ASN Polri.

"Tahapan berikutnya akan dilaksanakan kegiatan uji kompetensi atau asesmen. Uji kompetensi itu sifatnya hanya 'mapping' atau pemetaan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki oleh pegawai KPK yang akan bergabung sebagai ASN Polri," kata Dedi di Mabes Polri seperti dikutip dari Antara pada Senin, 6 Desember 2021.

Menurut Dedi, uji kompetensi hanya pemetaan kompetensi saja, tidak menjadi tolak ukur, memenuhi syarat atau tidaknya 56 eks pegawai KPK itu sebagai ASN Polri.***

Editor: Adithya Nurcahyo

Sumber: Twitter @febridiansyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah