Penyebaran Covid-19 Masih Tinggi, Anies Baswedan Perpanjang PSBB Transisi hingga 17 Januari 2021

- 4 Januari 2021, 08:09 WIB
Ilustrasi PSBB Transisi DKI Jakarta.
Ilustrasi PSBB Transisi DKI Jakarta. /Pixabay/Panji Arista./

PR DEPOK - Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi, kembali diperpanjang oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai 4 Januari hingga 17 Januari 2021.

Perpanjangan kebijakan PSBB Transisi ini tertuang melalui Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 1295 Tahun 2020 yang salinannya diterima di Jakarta, Minggu, 3 Januari 2020.

Demi menekan penambahan kasus, usai libur Natal dan Tahun Baru 2021, maka kebijakan perpanjangan PSBB Transisi ini lakukan.

Baca Juga: Sidang Praperadilan Habib Rizieq Digelar Senin Pagi, Sebanyak 1.610 Personel Gabungan Disiagakan

Pada Kepgub tersebut juga dijelaskan, perpanjangan PSBB Transisi tetap dilakukan dan berlaku sejak 18 hingga 31 Januari 2021, kalaupun tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19.

Akan tetapi, kebijakan perpanjangan PSBB Transisi selanjutnya akan dihentikan jika terjadi pertambahan kasus selama PSBB Transisi kurun waktu 4 Januari-17 Januari 2021.

Berdasarkan data yang dihimpun, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti dalam keterangan tertulisnya menyatakan bahwa data memperlihatkan persentase pertambahan total kasus aktif terkonfirmasi positif menunjukkan tren kenaikan.

Baca Juga: Soal Maklumat Kapolri Terkait FPI, Marzuki: Sudah Ada UU ITE, Jangan Buat Aturan yang Tumpang Tindih

Per 2 Januari 2021, kasus aktif di Jakarta mencapai 15.471 kasus, namun dua pekan sebelumnya yakni 13.066 kasus pada 20 Desember 2020. Jumlah ini meningkat 18 persen.

“Kenaikan persentase kasus aktif ini patut kita waspadai bersama terlebih pascalibur Natal dan Tahun Baru 2021 yang berpotensi terjadi penambahan kasus,” ujar Widyastuti.

Selain itu, tingkat mortalitas akibat Covid-19 juga terbilang mengkhawatirkan karena ada penambahan signifikan terhadap angka kematian akibat Covid-19.

Pada 20 Desember 2020 jumlah total pasien yang meninggal sebanyak 3.087 orang dan dalam kurun waktu dua pekan bertambah menjadi 3.334 orang.

Baca Juga: Bukan Soal Pahlawan atau Tidak, Sosiolog: Kini Orde Baik Bisa Bubarkan Ormas Tanpa Proses Pengadilan

Widyastuti menjelaskan keterpakaian tempat tidur isolasi harian (ruang rawat inap) maupun ruang ICU di 98 RS Rujukan Covid-19 di DKI Jakarta yang cenderung meningkat.

Padahal, Pemprov DKI Jakarta telah menambah tempat tidur isolasi dari 6.663 tempat tidur isolasi pada 20 Desember 2020 menjadi 7.379 tempat tidur isolasi pada 3 Januari 2021.

Per 3 Januari 2021, kapasitas tempat tidur isolasi tersebut sudah menyentuh persentase 87 persen dengan telah ditempati 6.385 pasien isolasi.

“Untuk kondisi ruang ICU per 3 Januari 2021, kita telah menambah kapasitasnya menjadi 960 dan telah terisi 762. Sehingga, kini kapasitasnya sudah mencapai 79 persen turun 1 persen dari dua minggu sebelumnya, di mana persentase keterisiannya 80 persen karena kapasitas ICU saat itu masih 907 dan terisi 722,” ujar Widyastuti seperti dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari Antara.

Baca Juga: Fadli Zon Masih Ribut Soal Pembubaran FPI, Muannas Alaidid: Anehnya Dia tak Malu Terus Manas-manasin

Berdasarkan berbagai data tersebut, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan, menekankan fokus Pemprov DKI pada perpanjangan PSBB Transisi untuk lebih meningkatkan 3T.

Hal ini guna mengidentifikasi kasus aktif melalui testing dan tracing sekaligus secepat mungkin melakukan treatment jika ditemukan kasus positif, terlebih usai libur Natal dan Tahun Baru 2021.

“Berdasarkan penilaian dari BNPB maupun FKM UI, kami memutuskan untuk memperpanjang PSBB Masa Transisi hingga 17 Januari 2021," ujar Anies Baswedan.

Anies Baswedan menyatakan Pemprov DKI Jakarta akan konsisten menjalankan 3T yakni testing, tracing, treatment.

Baca Juga: Husin Shihab ke Prabowo: Harus Tegas, atau Gerindra Bisa Direbut Fadli Zon!

Sementara itu, masyarakat menjalankan disiplin 3M, yakni mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, serta menjaga jarak agar dampak penyebaran Covid-19 dapat ditanggulangi bersama.***

Editor: Ramadhan Dwi Waluya

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x