Tengku Zulkarnain: Kasus Covid-19 RI 200.000 Lebih Anies Baswedan yang Dibully, Presiden Kemana?

- 12 September 2020, 17:25 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). /Kolase Dok. Pikiran Rakyat dan ANTARA

PR DEPOK - Kasus positif Covid-19 di Indonesia terus alami peningkatan setiap harinya. Tercatat per Sabtu 12 September 2020, penambahan kasus harian sebanyak 3.806 kasus menjadi total 214.746 kasus.

Dari jumlah kasus yang mencapai 200.000 lebih itu pun mendapatkan tanggapan Tengku Zulkarnain.

Pendakwah asal Medan itu mengaku aneh, kasus Covid-19 di Indonesia yang terus mengalami peningkatan dalam jumlahnya, namun yang dianggap salah adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca Juga: PSBB Total Mulai Berlaku Senin Depan, Masinton Pasaribu: Siap-siap Jakarta Jadi Kota 'Zombie'

Selain itu, Tengku Zulkarnain pun mengaku bingung dengan banyak pihak yang menekan Anies Baswedan perihal keputusannya menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total di DKI Jakarta.

Hal tersebut dilontarkan pria yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu di akun Twitter pribadinya @ustadtengkuzul pada Jumat 11 September 2020.

"Korban Terpapar Covid-19 di Indonesia melewati angka 200.000 jiwa dan yg dibully dianggap bersalah Gubernur DKI Jakarta," ucap dia, sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-Depok.com.

Dalam cuitan itu, ia mempertanyakan apakah dengan jumlah kasus positif Covid-19 yang mencapai 200.000 korban semuanya adalah warga dari DKI Jakarta dan tidak ada dari beberapa daerah lain di Indonesia.

Baca Juga: Sewa Burj Khalifa untuk Umumkan Jenis Kelamin Bayi, Pasangan Youtuber Asal Dubai Dinilai Buang Uang

Ia pun merasa aneh mengapa jumlah kasus mencapai 200.000 itu tidak ada yang mem-bully Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan lebih kepada Anies Baswedan seorang.

"Terus Gubernur Jakarta itu merangkap Presiden RI kah? Lha, Presidennya kemana, tdak mrk bully...?," ujar Tengku Zulkarnain seraya bertanya.

Seperti diketahui bersama, Anies Baswedan telah memutuskan kembali menerapkan PSBB Total di Jakarta seperti saat awal Covid-19 melanda di Indonesia.

Kebijakan tersebut direncakan oleh Pemprov DKI Jakarta dimulai pada Senin 14 September 2020 hingga batas waktu yang belum direncanakan.

Baca Juga: Jelang Penerapan PSBB Total, Bekasi Antisipasi Lonjakan Wisatawan dari Jakarta

Hal tersebut disampaikan Anies Baswedan dalam kesempatan konfrensi pers di Balai Kota Jakarta pada Rabu 9 September 2020 malam.***

Editor: Ramadhan Dwi Waluya

Sumber: Twitter


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah