Rektor UI Rangkap Jabatan Wakil Komisaris BRI, Fadli Zon: Bagaimana Tak Bangkrut, Pilih Salah Satu!

29 Juni 2021, 10:51 WIB
Fadli Zon tampak tak heran BUMN bangkrut saat melihat Ari Kuncoro rangkap jabatan sebagai Rektor UI dan Wakil Komisaris Utama BRI. /Instagram.com/@fadlizon.

PR DEPOK – Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon mengomentari isu rangkap jabatan yang dilakukan oleh Rektor Universitas Nasional (UI), Ari Kuncoro.

Untuk diketahui, Ari Kuncoro masuk dalam susunan Dewan Komisaris Utama BRI di samping menjadi Rektor UI.

Ari Kuncoro diangkat jadi Wakil Komisaris Utama BRI pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa BRI pada 2 November 2017 lalu.

Baca Juga: Ade Armando Sebut Anggota BEM UI Nyogok untuk Masuk, Dzulfian Syafrian: jika IPK Pak Presiden Berapa Dulu?

Atas rangkap jabatan Ari Kuncoro, Fadli Zon tampak dirinya tidak heran dengan kebangkrutan yang terjadi pada tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pasalnya, dikatakan Fadli Zon bahwa tak sedikit pejabat yang merangkap jabatan sekaligus pendapatan dari negara.

Bagaimana tak bangkrut, byk pejabat rangkap jabatan n pendapatan dr negara,” kata Fadli Zon seperti dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari Twitter @fadlizon.

Baca Juga: Gus Umar Sebut Bisa Jadi Jokowi 'Anteng' di Kritik BEM UI: tapi Pendukungnya Kepanasan, Bener Gak Sih?

Ia pun mendesak Ari Kuncoro untuk memilih salah satu dari kedua jabatan tersebut, sebagai rektor atau sebagai Wakil Komisaris Utama salah satu perusahaan BUMN.

Rektor UI pilih salah satu aja mau jadi Rektor atau mau jd Komisaris BUMN?” tutur anggota DPR ini mengakhiri cuitannya.

Fadli Zon tampak tak heran melihat BUMN bangkrut saat Ari Kuncoro rangkap jabatan sebagai Rektor UI dan Wakil Komisaris Utama BRI. Tangkap layar Twitter.com/@fadlizon.

Sebagaimana diberitakan, Ari Kuncoro menjadi sorotan lantaran pihaknya melayangkan surat panggilan kepada Ketua BEM, UI Leon Alvinda Putra.

Baca Juga: 2 Cara Cek BSU Rp1,8 Juta untuk Guru Honorer Melalui info.gtk.kemdikbud.go.id atau pddikti.kemendikbud.go.id

Surat panggilan tersebut dilayangkan pihak rektorat UI karena kritikan BEM UI terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

BEM UI sebelumnya menyebut Jokowi sebagai The King of Lip Service atau raja pembual karena dinilai kerap tak menepati janjinya kepada rakyat.***

Editor: Ramadhan Dwi Waluya

Sumber: Twitter @fadlizon

Tags

Terkini

Terpopuler